Alat Musik dari Bambu Khas Indonesia, Angklung adalah Contohnya

10 Alat Musik dari Bambu Khas Indonesia Photo by Eric Muhr https://unsplash.com/photos/GLnihEb96EU

Alat musik dari bambu Carisemuaja.com – Bambu adalah jenis tanaman yang hampir selalu ada disetiap negara yang ada di dunia. Sedangkan untuk di Indonesia, tanaman ini akan sangat mudah untuk kita temukan, karena diantara ribuan jenis bambu yang ada di dunia, 60 jenis diantaranya banyak tumbuh di tanah Indonesia kita ini.

Karena sifat tanamannya yang mudah untuk dibentuk, ringan, dan juga awet, jadi tidak heran apabila bambu ini banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan. Seperti senjata (bambu runcing), bahan bangunan, kerajinan, dan tidak sedikit pula yang dimamfaat sebagai bahan alat musik.

Nah berikut ini kami berikan beberapa informasi jenis Alat Musik Dari Bambu Khas negara Indonesia, yang dilansir dari Senipedia.

1. Alat Musik dari Bambu Angklung

Alat musik ini dimainkan dengan cara digoyang goyang. Cara membuat angklung adalah dengan memotong ujung bambu yang dimana bagian tersebut mirip seperti pipa-pipa dalam suatu organ.

Kemudian, diikat dengan secara bersama dalam sebuah bingkai, kemudian digoyang untuk bisa menghasilkan getaran, yang akhirnya getaran ini lah yang menghasilkan bunyi.

Baca juga: 12 Lagu Daerah Jawa Tengah dan Maknanya

2. Saluang

Saluang terbuat dari bambu Talang, yaitu bambu yang biasa untuk digunakan sebagai jemuran atau bambu yang ditemukan hanyut disebuah sungai.

Menurut orang Minangkabau, kedua jenis bambu  ini dipercaya sebagai bahan yang bagus untuk bisa membuat jenis alat musik Saluang. Pada umumnya Saluang ini kurang lebihterdiri dari 40 hingga 60 cm dengan diameter 3 atau pun 4 cm.  Cara memainkan jenis alat musik ini yaitu dengan cara ditiup.

3. Taktok Trieng

Jenis alat musik pukul yang terbuat dari bahan bambu. Jenis alat musik ini bisa ditemukan di daerah kabupaten Pidie, Aceh Besar serta di beberapa daerah yang lainnya di Aceh. Alat musik ini memiliki 2 jenis.

Adapun jenis yang pertama biasa digunakan di musola (langgar), dibalai kota/desa atau pun tempat yang wajar diletakan jenis alat musik ini. Adapun jenis yang kedua yaitu yang sering digunakan disawah-sawah yang fungsinya untuk bisa mengusir burung dan juga serangga lainnya.

4. Alat Musik dari Bambu Gamolan

Jenis alat musik ini mirip dengan Gamelan namun terbuat dari bambu yang dimainkan dengan cara dipukul Pada perkembangannya Gamolan modern bisa kita ditemukan di Lampung Barat dan Way Kanan, namun mempunyai perbedaan dengan jenis gamolan kuno.

Jika Gamolan kuno mempunyai 8 bilah bambu yang sejajar di atas bongkahan bulat bambu yang sebesar lengannya orang dewasa. Sementara, untuk jenis Gamolan modern hanya memiliki 7 bilah bambu yang mewakili 7 tangga nada.

5. Rindik

Salah satu jenis alat musik tradisional khas pulau dewata, Bali. Jenis alat musik ini terbuat dari bambu yang nadanya berdasarkan slendro. Pada umumnya jenis alat musik ini digunakan pada saat upacara perkawinan dan pada saat pertunjukan “Joged Bumbung” atau tari pergaulan.

6. Tatali

Jenis alat musik tiup yang terbuat dari bahan bambu, yang berukuran kurang lebih yaitu 50 cm dengan diameter 2 cm yang mempunyai 3 buah lubang untuk resolusi udara sebagai tempat untuk meletakan jari. Jenis alat musik ini hanya memiliki 3 buah nada.

7. Sasando

Jenis alat musik petik khas pulau Rote, NTB. Sasando berasal dari kata “sasandu” artinya alat yang bergetar serta berbunyi. Bentuk alat musik ini mirip seperti jenis alat musik petik yang  lainnya seperti biola atau kecapi.

8. Pa`pompang

Pa`pompang disebut juga Pa’bas berasal dari tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Ini  merupakan jenis alat musik tiup yang bersuara indah dan mempunyai jangkauan nada dua setengah oktaf tangga nada.

9. Alat Musik dari Bambu Gong Sebul

Beebentuk tidak bulat seperti Gong yang ada pada umumnya, namun berupa sepotong bambu petung atau bambu besar yang panjangnya disesuaikan dengan nada yang diinginkan. Adapun untuk cara memainkan jenis alat musik ini bukan dipukul tapi ditiup.

10. Bansi

Jenis alat musik tiup khas Sumatra Barat. Jika dibandingkan jenis alat musik tiup yang lainnya, yang ada di provinsi Sumatra Barat, Bansi ini memiliki nada yang jauh lebih lengkap.

Hal ini disebabkan karena bansi mempunyai jumlah lubang yang jauh lebih banyak yaitu mamiliki 7 lubang. Dengan demikianlah, jenis alat musik ini bisa mengiringi lagu tradisional atau lagu modern.

admin: Aktif nge blog sejak 2008. Sekarang kerja di salah satu digital advertizing company. Spesialis dalam monetisasi website dan Aplikasi. Certified with Google ADmanager, Google Admob, and Google Analytics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*