Benarkah Boentaran Martoatmodjo Tokoh Palang Merah Nasional?

Tahukah anda tokoh Palang Merah Nasional? Mungkin beberapa dari Anda tidak banyak yang mengetahui Siapa saja tokoh pendiri Palang Merah nasional sampai saat ini disebut dengan PMI. PMI merupakan badan yang bergerak pada bidang sosial kesehatan Dimana mereka tidak memandang secara ras, politik, suku, maupun agama.

Siapapun orang yang membutuhkan bantuan dari PMI akan dibantu dengan sikap dan cepat untuk mendapatkan pertolongan.

Namun sekalipun Sampai detik ini PMI menjadi salah satu badan yang menaungi sosial kesehatan tetapi tidak banyak orang yang mengetahui sejarah dari badan Palang Merah Indonesia.

PMI diresmikan pada tanggal 17 september 1945, satu bulan setelah hari proklamasi. Namun gagasan pendirian Palang Merah Indonesia ini sebenarnya sudah cukup lama bahkan jauh dari tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Lantas siapa tokoh yang mendirikan Palang Merah Nasional atau seseorang yang memiliki peranan penting dalam pendirian badan sosial kesehatan tersebut?

Palang Merah Nasional Sebelum Proklamasi

Sebelum anda mengetahui siapa tokoh pendiri dari Palang Merah nasional ada baiknya jika anda memahami sejarahnya secara singkat. Jauh sebelum proklamasi kemerdekaan dilantunkan ada beberapa tokoh yang sudah mencoba mendirikan Palang Merah Nasional. Tokoh tersebut adalah Dr. RCL Senduk dan Bahder Djohan.

Pada saat itu di zaman penjajahan Belanda ada badan yang serupa dengan Palang Merah nasional dengan nama Het Nederland-Indiche Rode Kruis atau NIRK.

Berselang waktu menjadi Nederlands Rode Kruiz Afdelinbg Indie atau NERKAI. Dr. RCL Senduk dan Bahder Djohan mengupayakan untuk mendirikan Palang Merah nasional dengan proposal yang sudah mereka bentuk.

Sayangnya proposal yang mereka buat ternyata tidak diterima oleh para penjajah Belanda. Berganti pada kepemimpinan Jepang pada saat itu dimana NERKAI resmi dibubarkan. Dua orang masih mencoba memberikan proposal tersebut tetapi tetap tidak diterima.

Tokoh Palang Merah Nasional Setelah Proklamasi

Pada tanggal 17 Agustus 1945 di mana hadits tersebut adalah proklamasi kemerdekaan Negara Indonesia. Berdirinya Indonesia sebagai negara yang berdaulat bebas membuat Presiden Soekarno ingin mendirikan Palang Merah Nasional.

Ada harapan besar dibalik terbentuknya Palang Merah Nasional yaitu menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia telah menjadi negara berkedaulatan bebas.

Lantas Siapa tokoh Palang Merah Nasional yang mendatangi berdirinya badan sosial kesehatan tersebut? Dapat dikatakan bahwa tokoh pendiri palang merah adalah Menteri Kesehatan pertama pada saat itu yaitu Boentaran Martoatmodjo. Beliau diutus oleh presiden Soekarno untuk meresmikan Palang Merah nasional.

Boentaran Martoatmodjo menunjuk lima orang untuk dijadikan panitia pembentukan. 5 orang tersebut adalah Dr. R Mochtar yang menjadi ketua, kemudian Dr. Bahder Djohan, Dr. Marzuki, Dr. Sitanala, dan Dr. Djuhana. Kelima orang tersebut mulai mendirikan Palang Merah nasional sampai sekarang ini dikenal dengan Palang Merah Indonesia.

Kemudian PMI atau Palang Merah Indonesia ini diresmikan pada tanggal 17 september 1945 dan diketuai langsung oleh wakil presiden yaitu Muhammad Hatta.

Sampai sekarang ini banyak sekali yang menganggap bahwa Boentaran Martoatmodjo adalah pendiri dari Palang Merah Indonesia yang merupakan menteri kesehatan pertama.

Apabila membahas siapa saja tokoh Palang Merah Nasional yang memiliki peran penting pada saat mendirikan. Sebenarnya cukup banyak. Gagasan tersebut juga sudah mulai keluar dari Dr. RCL Senduk dan Bahder Djohan yang selalu ditolak.

Kemudian berjalan pada keinginan presiden Soekarno dan juga kepemimpinan dari PMI pada Mohammad Hatta yang memberikan pengaruh penting sampai saat ini.

zee: