Informasi

Google Beri Tunjangan Karyawannya untuk Beli Furniture, Ini Jumlahnya

logo google

Google Beri Tunjangan Karyawannya Carisemuaja.com – Untuk mencegah penularan Virus Corona, pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan PSBB yang diterapkan khususnya pada daerah Zona Merah atau daerah yang rawan dalam penyebaran virus ini.

Sebagai efek dari PSBB, hanya beberapa sektor industri ataupun perkantoran yang diizinkan beroperasi. Bagi perusahaan yang tidak termasuk dalam pengecualian tersebut, mereka harus mewajibkan karyawannya untuk bekerja dari rumah.

Tidak hanya di Indonesia, seluruh dunia juga menghadapi situasi yang sama. Bahkan disejumlah negara mereka memberlakukan status lockdown yang artinya semua aktifitas masyarakat harus di lakukan di rumah. Dan sebagai konsekuensi daripada itu, mereka mendapat tunjangan dan juga pasokan pangan dari pemerintah mereka.

Menyikapi kebijakan ini, beberapa perusahaan teknologi dunia seperti facebook, google, amazon dll juga menginstrusikan karyawan mereka untuk bekerja dari rumah.

Bahkan yang terbaru, Google melalui CEO nya Sundar Pichai menyatakan bahwa setiap karyawan Google akan diberikan tunjangan untuk membeli furniture yang dapat menunjang pekerjaan mereka dari rumah.

“Setiap karyawan Google berhak mendapatnya 1000 USD atau nilai yang setara yang berlaku pada negara masing-masing karyawan Google sebagai tunjangan untuk membeli perlengkapan pekerjaan mereka di rumah.

Jika di konversikan ke nilai rupiah, 1000 USD tersebut setara dengan 14,3 Juta rupiah jika mengacu pada kurs rupiah saat ini yaitu Rp 14.383 per 1 USD.

Sementara Google sendiri mengisyaratkan akan menyuruh 10% dari total karyawan mereka kembali ke kantor lagi pada 6 Juli 2020. Hal ini didasarkan pada protokol kesehatan untuk senantiasa menjaga jarak kerja antar karyawan.

Lalu CEO Google, Sundar Pichai menambahkan bahwa setidaknya diperkirakan sekitar 30% karyawan mereka atau sekitar 115 Ribu karyawan direncakan akan masuk kembali ke kantor pada bulan september. Namun kebijakan ini akan tetap dipantau seiring dengan perkembangan kasus Covid-19.

Sementara itu, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan bahwa setengah dari karyawan Facebook diperbolehkan untuk bekerja dari rumah sampai 5 atau 10 tahun ke depan. Hal ini dia sampaikan pada Financial Times.

Beberapa perusahaan digital dunia juga bersiap untuk menghadapi situasi terburuk dengan mengisyaratkan melakukan kebijakan bekerja dari rumah sampai akhir tahun 2020 ini.

Comment here