Berikut Penetapan Idul Fitri 1441 H atau Lebaran 2020

Lebaran 2020 Carisemuaja.com – Tidak terasa kita sudah berada dipenghujung bulan Ramadhan tahun 1441 Hijriah. Setelah itu kita akan menyambut 1 syawal 1441Hijriah yang juga menjadi perayaan Idul Fitri atau Lebaran.

Pada Ramadhan di tahun 2020 memang terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di tengah suasana pandemi corona atau Covid-19 ini, Umat Islam diserukan agar melaksanakan ibadahanya di rumah.

Hal itu termasuk sholat taraweh, sholat fardhu 5 waktu, maupun kegiatan buka puasa bersama. Lalu juga melihat dari Merujuk Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020

dihimbau kepada umat muslim untuk melaksanakan Shalat Ied di rumah. Di dalam fatwa tersebut juga telah di jelaskan tata cara Salat Ied di rumah.

Lalu pertanyaannya kapan 1 shawal 1441 Hijriah atau lebaran tahun 2020 di Indonesia? berikut penjabarannya.

Lebaran 2020 Menurut Versi Muhammadiyah

Seperti yang kita ketahui, Muhammadiyah selalu menetapkan 1 Syawal pada jauh-jauh sebelum lebaran. Hal ini dikarenakan mereka menggunakan metode hisab atau perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender Hijriyah.

Oleh karena itu PP Muhammadiyah sendiri telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah akan jatuh pada Minggi 24 Mei 2020. Informasi ini diumumkan lewat akun resmi twitter Muhammadiyah di akun @muhammadiyah.

1 Syawal versi Kalender dan Aplikasi Muslim

Jika melihat ke “versi kalender” tahun 2020 masehi, lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah jatuh pada pada Minggu hingga Senin yaitu 24-25 Mei 2020. Hal ini juga senada dengan penetapan 1 Syawal di aplikasi muslim bernama Muslim pro yang sudah “merilis” bahwa lebaran akan jatuh pada hari minggu, 24 Mei 2020.

Lebaran 2020 Versi Pemerintah

Untuk dari Pemerintah Indonesia sendiri, seperti kita ketahui penetapan 1 Syawal harus melalui sidang isbat. Sidang isbat sendiri akan dijadwalkan dilaksanakan pada hari Jumat 22 Mei 2020.

Namun melihat kondisi di tengah pandemi Covid-19 ini maka sidang isbat akan dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan, sehingga tidak semua peserta sidang harus hadir langsung di kementrian Agama. Mereka yang tidak bisa hadir, bisa mengakses aplikasi online untuk dapat berpartisipasi dalam sidang isbat tahun ini

admin: Aktif nge blog sejak 2008. Sekarang kerja di salah satu digital advertizing company. Spesialis dalam monetisasi website dan Aplikasi. Certified with Google ADmanager, Google Admob, and Google Analytics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*