Suka Duka Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan di Jepang

Puasa Ramadhan di Jepang Carisemuaja.com – Ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi umat muslim. Melakukan ibadah puasa di Negara mayoritas muslim seperti di Indonesia mungkin sudah umum. Lantas, bagaimana jika Anda menghabiskan ibadah bulan puasa Ramadhan di negara yang minoritas muslim seperti di Jepang ? Tentunya anda sendiri akan merasakan pengalaman yang berbeda.

Berpuasa Lebih dari 16 Jam

Bulan Ramadhan di Jepang jatuh bertepatan pada musim panas, dimana matahari terbit lebih awal dan terbenam lebih lama, sehingga anda harus berpuasa sekitar 16 jam dalam sehari. Di Jepang sendiri, kegiatan Sahur dilakukan pada pukul 2.00 AM (2 dini hari) dan puasa dimulai pada pukul 3.00 AM (3 dini hari), lalu berbuka puasa dilakukan pada pukul 7.00 PM (7 malam).

Berbuka Puasa Bersama

Ketika sudah tiba waktunya Ramadhan, masjid – masjid di Jepang menyajikan berbagai makanan khas dari berbagai Negara yang dihidangkan secara gratis bagi Jemaah saudara dan saudari muslim yang berkunjung di masjid setempat.

Anda dapat merasakan tradisi berbuka puasa bersama saudara saudara muslim dari berbagai macam Negara, menikmati hidangan makanan khas dari berbagai Negara. Kemudian, dilanjutkan dengan ibadah sholat maghrib berjamaah, sholat tarawih dan mendengarkan ceramah yang disampaikan dengan bahasa inggris/bahasa jepang.

Sebagai info tambahan, baik itu sholat tarawih ataupun sholat 5 waktu, berbagai tempat di Jepang baik itu masjid, rumah ataupun aula tidak menggunakan pengeras suara yang terdengar sampai keluar bangunan. Pengeras suara hanya dipasang di dalam ruangan saja. Ini juga merupakan bentuk toleransi untuk tidak mengganggu waktu istirahat masyarakat non muslim yang tidak melaksanakan ibadah puasa.

Aktifitas Masyarakat Pada Bulan Ramadhan

Apakah aktifitas masyarakat akan berubah selama bulan puasa di Jepang ? jawabannya adalah tidak. Kalau dibandingkan di Indonesia, dimana ada beberapa jadwal/kegiatan masyarakat yang terpengaruh dengan adanya bulan Ramadhan, baik itu jadwal sekolah ataupun jam kerja. Di Jepang, masyarakat tetap melangsungkan kegiatan mereka seperti biasa layaknya bulan bulan lainnya.

Berbeda dengan di Indonesia, dimana jadwal operasi restaurant biasanya berubah, ada yang tetap beroperasi seperti biasa dan hanya ditutup tirai adapula yang baru beroperasi ketika menjelang waktu buka puasa tiba dan waktu sahur. Di Jepang, Anda juga tetap akan menemukan berbagai toko, restauran, bar dan berbagai tempat lainnya beroperasi seperti biasa.

Orang Jepang sendiri menyebut puasa dengan sebutan Danjiki(断食) . Kegiatan ini, mengacu pada istilah training agama Buddha di Jepang untuk tidak makan dan tidak minum.

Tidak jarang, anda akan menemukan kolega/teman anda yang penasaran dengan ibadah puasa yang umat muslim Jepang lakukan di bulan Ramadhan. Mengetahui anda melakukan ibadah puasa, kadang anda akan menemukan berbagai pertanyaan seperti, apakah tidak masalah bekerja seperti biasa dalam kondisi puasa atau bolehkah untuk makan dan minum disebelah anda ketika anda sedang berpuasa. Nah, sebagai umat muslim yang minoritas di Negara Jepang, anda biasanya akan menjelaskan mengenai ibadah puasa kepada kolega/teman anda.

Berkumpul dengan Umat Muslim di Jepang

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, umat muslim di Jepang biasanya akan melakukan kegiatan amal untuk berbagi kebahagiaan sesama muslim. Biasanya, akan dibentuk komite/unit yang bertanggung jawab atas berbagai kegiatan selama bulan Ramadhan, seperti dialog agama hingga penerbiatan buku islam.

admin: Aktif nge blog sejak 2008. Sekarang kerja di salah satu digital advertizing company. Spesialis dalam monetisasi website dan Aplikasi. Certified with Google ADmanager, Google Admob, and Google Analytics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*