3 Puji-Pujian Setelah Adzan Sering Dilantunkan

Puji-pujian setelah adzan sekarang ini semakin beragam. Melantunkan berbagai macam pujian atau syair islami setelah adzan di Indonesia adalah salah satu khas tersendiri. Entah bagaimana dengan negara lain, tetapi di Indonesia banyak sekali daerah yang melakukan hal ini.

Ada tujuan tersendiri mengapa mereka melantunkan syair atau pujian setelah adzan. Tujuannya tentu saja sembari menunggu jamaah datang ke masjid atau mushola dengan melantunkan pujian tersebut.

Isi dari syair atau pujian tersebut berupa doa-doa yang bisa membuat hati terasa tentram jika melantunkan atau mendengarkannya. Ada banyak sekali pujian yang berbeda-beda dengan nada indah di Indonesia.

Mungkin saja di daerah anda juga hal tersebut selalu dilakukan setelah adzan. Nah, berikut ini ada beberapa pujian yang sering didengar setelah adzan.

Sekalipun ada banyak sekali pujian yang sering kita dengar bukan berarti semuanya dipahami arti dan maknanya. Beberapa orang hanya tahu bagaimana melantunkannya saja. Nah, tidak perlu merasa khawatir sebab kami akan memberi beberapa jenis pujian dan maknanya.

Pujian untuk Kedua Orang Tua

Pertama, pujian yang sering didengar adalah doa untuk orang tua. Doa ini diberi lantunan indah dan dilantunkan ketika setelah adzan. 

“Allahummaghfir lii dzunubi. Wa li Walidayya Warhamhuma Kama Robbayaani Shogira”. 

Syair di atas memiliki arti untuk mendoakan orang tua. Sering digunakan sebagai pujian di beberapa daerah dan tentunya sudah banyak yang mengetahui maknanya.

Makna dari syair tersebut tentu mengandung doa yang dipanjatkan untuk kedua orang tua. Dengan syair atau pujian tersebut seorang anak meminta agar dosa-dosa orang tua diampuni oleh Allah SWT, tidak hanya itu tetapi semoga Allah juga menyangi mereka selayaknya orang tua kita menyayangi sedari kecil.

Dengan melantunkan puji-pujian setelah adzan tersebut tentu saja menjadi cara unt uk mendoakan orang tua dan berbakti kepada orang seperti yang telah diajarkan dalam agama Islam.

Pujian Memohon Ampunan dan Taubat

“Astagfirullahal’adzim. Alladzi Laailaha Illa Huwalhayyul Qoyyumu. Wa Atubu Ilaihi Taubatan ‘Abdin Dzolimi. Laa Yamliku Linafsihi Dhoro Wa La Naf’a. Wa La Muata wa La Hayaata wa La Nushura”. 

Mungkin anda juga pernah mendengar syair di atas yang sering dilantunkan setelah adzan. Syair tersebut sebenarnya pengakuan dari seorang hamba yang penuh dengan dosa. Memohon ampunan kepada Tuhan untuk mengampuni berbagai macam dosa yang telah ia perbuat.

Biasanya syair tersebut sering dibaca setelah melakukan sholat Taubat. Dengan memanjatkan doa tersebut tentu berharap bahwa taubat yang dilakukan benar-benar diterima oleh Allah SWT.

Pujian Sayyidul Istighfar

Selanjutnya, ada pujian sayyidul istighfar yang biasanya sering didengarkan. Pujian sayyidul istighfar ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan makna dari pujian memohon taubat. 

Makna ujian yang satu ini memang memohon pengampunan kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan.

Sebenarnya sayyidul istighfar ini adalah kalimat istighfar tetapi sangat masyhur sebab kepala atau rajanya lafadz istighfar. Bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri benar-benar menyarankan untuk selalu mengucapkan sayyidul istighfar entah pada siang hari maupun malam hari.

Sebenarnya masih banyak sekali pujian yang sering dilantunkan setelah sholat maghrib. Hal ini tentunya menjadi tanda bahwa jamaah sholat seharusnya bergegas untuk menuju masjid dan menunaikan ibadah sholat. Dengan berbagai macam makna puji-pujian setelah adzan terus dilantunkan di masjid sehingga membuat yang mendengar merasa nyaman.

 

Muhammad Febric Fitriansyah: Aktif nge blog sejak 2008. Sekarang kerja di salah satu digital advertizing company. Spesialis dalam monetisasi website dan Aplikasi. Certified with Google ADmanager, Google Admob, and Google Analytics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*