Soal SBMPTN Bahasa Indonesia Tahun 2003 dan 2004 Plus Pembahasan

Latihan Soal SBMPTN Bahasa Indonesia

Pada artikel kali ini carisemuaja.com akan memberikan Soal SBMPTN Bahasa Indonesia Tahun 2003 dan 2004 beserta pembahasannya. Berikut adalah soal-soal tersebut:

Soal SBMPTN Bahasa Indonesia Tahun 2003

1.  Tanda koma digunakan secara benar dalam kalimat berikut KECUALI

a. Jika diperlihatkan secara cermat, data penelitian ini ada dua, yaitu x dan y.
b. Namun perlu disadari, bahwa ego pribadi harus dikendalikan agar tidak merugikan orang lain
c. Sebenarnya ia tidak terlibat dalam kegiatan ini, tetapi ia selalu mengikutinya dengan baik.
d. Walaupun semua tugas sudah dikerjakan, ia tetap rajin membaca buku di perpustakaan.
e. Komponen sistem pembelajaran meliputi tujuan, materi, media, metode, dan evaluasi

Pembahasan:
Penulisan yang benar: Namun, perlu perlu disadari bahwa ego pribadi harus dikendalikan agar tidak merugikan orang lain.
Kata hubung antarkalimat harus diikuti dengan tanda koma (,) dan kata namun merupakan kata hubung antar kalimat.
Jawaban: B

2.  Kepala kepolisian sektor Malimping inspektur satu Jamal membenarkan kasus pembunan di Desa Sukamanah.
Penulisan jabatan, pangkat, dan tanda baca dalam kalimat di atas tidak benar. Cara penulisan yang benar untuk kalimat di atas adalah

a. Kepala Kepolisian, sektor Malimping, ispektur satu Jamal membenarkan kasus pembunuhan di desa Sukamanah
b. Kepala Kepolisian, Sektor Malimping, Inspektur satu Jamal membenarkan kasus pembunuhan di desa Sukamanah
c. Kepala Kepolisian, Sektor Malimping, Inspektur Satu Jamal membenarkan kasus pembunuhan di desa Sukamanah
d. Kepala Kepolisian Sektor Malimping, Inspektur Satu Jamal membenarkan kasus pembunuhan di desa Sukamanah
e. Kepala Kepolisian Sektor Malimping, Ispektur Satu Jamal membenarkan kasus pembunuhan di desa Sukamanah

Pembahasan:
Penulisan frase apositif diapit dua koma. Yang menjadi pokok pesoalan adalah Kepala Kepolisian Sektor Malimping yang bernama Inspektur Satu Jamal. Penulisan yang benar adalah Kepala Kepolisian Sektor Malimping, Inspektur Satu Jamal….
Jawaban : D

Soal SBMPTN Tahun 2004

3. Penulisan daftar pustaka yang benar adalah

a. R.A.Kartini 1987. Habis gelap terbitlah terang. Jakarta: balai pustaka
b. Keraf, Gorrys. 1985. Argumen dan Narasi. Ende Flores: Pustaka Jaya
c. Gorrys, Keraf. 1985. Argumentasi dan Narasi. Ende Flores: Pustaka Jaya
d.kridalaksana, Harimukti dan Kentjono, Joko, Seminar Bahasa Indonesia 1968, Ende Flores: Nusa Indah, 1971
e. Rosidi, Ayip, 1977. Laut Biru Langit Biru. Pustaka Jaya, Jakarta.

Pembahasan:
Penulisan daftar pustaka yang benar adalah
– nama pengarang disusun balik jika lebih dari satu kata dan ditandai dengan koma (,)
– urutan setelah nama pengarang yang disusun balik yaitu tahun penerbitan, judul buku, tempat penerbit, dan kota penerbit.
– Masing-masing unsur tersebut ditandai dengan titik (.) kecuali antara kota penerbit dengan nama penerbit ditandai dengan titik dua (:)
– Judul buku ditulis dengan huruf kursif atau huruf miring atau diganti dengan garis bawah.
Jawaban: B

4.Penulisan tanda baca yang benar adalah

a. Kata paman “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”
b. Kata paman: “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”
c. Kata paman, “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”
d. Kata paman “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”
e. “Kata paman: Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”

Pembahasan:
Analisi kesalahan:
Opsi A: Seharusnya ada tanda koman (,) setelah Kata paman dan jangan menggunakan titik (.) setelah kata lengah
Opsi B: Tanda titik dua (:) dan titik (.) seharusnya diganti dengan koma (,)
Opsi C: Tidak ada permasalahan dengan tanda baca
Opsi D: Seharusnya ada koma setelah paman dan titik (.) diganti koma(,)
Opsi E: Tanda titik dua dan titik diganti dengan koma, tanda petik diletakan sebelum kata jangan dan sesudah tanda seru (!)
Jawaban: C

5. Penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada kalimat

a. Dana-dana inpres seluruhnya berjumlah Rp 5,3 triliun.
b. Rancangan APBN 1994/1995 tahun pertama repelita VI disahkan pemerintah
c. Makalah ini berjudul “Pembangunan Ekonomi Dalam PJPT II”.
d. Perjanjian GATT 1994 akan mengurangi hambatan perdangan dunia.
e. Sektor perumahan memperoleh Anggaran sebesar Rp 5,7 triliun.

Pembahasan:
Analisi kesalahan:
Opsi A: Kata inpres seharusnya Inpres karena termasuk nama diri
Opsi B: Kata repelita seharusnya ditulis dengan huruf “R” karena termasuk nama diri juga
Opsi C: Kata Dalam seharusnya ditulis dengan huruf kecil semya karena termasuk kata depan
Opsi D: Tidak ada permasalahan dengan penulisannya
Opsi E: Penulisan Anggaran seharusnya ditulis dengan huruf kecil semua
Jawaban: D

6. Penggunaan tanda baca yang mengikuti EYD terdapat dalam kalimat

a. Penggunaan obat tradisional, termasuk jamu yang makin marak dewasa ini adalah kenyataan yang patut disyukuri
b. Kendati pemakaian jamu cukup marak dan industri jamu juga berkembang, sungguh mengherankan kalau ternyata produksi tanaman obat beberapa tahun belakangan stagnan.
c. Dalam catatan H.Sampurno, MBA. Kepala Badan POM Indonesia memiliki 30.000 jenis tumbuhan.
d. Penurunan angka produksi menjadi ironi, kalau kita bandingkan dengan pasar yang sesungguhnya membentang luas.
e. Yang cukup menggembirakan, adalah kenyataan bahwa beberapa rumah sakit sudah memasukkan obat tradisional dalam terapi kepada pasien

Pembahasan:
Analisi kesalahan:
Opsi A: Kata Obat seharusnya obat
Opsi B: Benar
Opsi C: Tanda (,) harus ada sesudah POM
Opsi D: Tanda (,) harus dihilangkan
Opsi E: Tanda (,) harus dihilangkan
Jawaban: B

Download Soal

Silahkan klik link berikut mendownload soal berikut ke versi PDF.
Klik disini

admin: Aktif nge blog sejak 2008. Sekarang kerja di salah satu digital advertizing company. Spesialis dalam monetisasi website dan Aplikasi. Certified with Google ADmanager, Google Admob, and Google Analytics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*